Monday, December 29, 2014

Sunday, December 28, 2014

#PrayforQZ8501!





I feel so heavy inside. I've been flying with Air Asia a lot, and never once I've experienced any major incident. It could have been me, It could have been you, it could have been any one we know on that plane. Please show your mercy, God.


gak kerasa air mata terus bercucuran. Hati ikutan gak tenang. Sudah lebih dari 9jam, pesawat Airasia Indonesia QZ8501 lost contact dengan ATC di CGK dan SIN. Ya Allah, tunjukkan kuasamu ya Allah. kasihilah hamba-Mu ini ya Allah. Selamatkan lah mereka. Selamatkanlah. 

Sunday, December 21, 2014

Pengajuan visa UK untuk ibu rumah tangga? Gampang!


The Union Jack

Waktu terasa bergulir cepat, rasanya baru kemarin saja lalu-lintas email deras mengalir antara saya dan ibu Tina dari AirAsia Indonesia. Setelah mendapatkan kepastian tanggal keberangkatan menuju London, dan surat-surat yang diperlukan sudah didapat. Saatnya bergantung pada sang nasib. Mengajukan visa UK sedikit terasa horor ditengkuk saya. Pengalaman mengajukan visa korea tahun 2011 lalu mengajarkan saya banyak hal, terutama 1 kunci utama : tawakal, apapun hasilnya. huhuhu..
Yah walaupun, pas ngajuin visa Korea dulu, hasilnya happy ending, tetap saja, untuk yang visa UK ini selalu ada kemungkinan fifty-fifty, meski yah, kok rasanya gak mungkin yah kalo sampe gak di issued visanya, invitation letter dari Queen Park Rangers saya pikir cukup kuat, saldo tabungan saya juga gak letoy-letoy amatlah performancenya, apalagi disupport pake rekening suami pula. Jadi saya 80% lebih pede jika dibandingkan dengan ngajuin visa korea tentu saja. 

Kemana mengajukan Visa UK?
Pengajuan visa UK saat ini tidak lagi melalui UK Embassy. Sama halnya seperti negera-negara maju lainnya, mereka sudah menyerahkan proses aplikasi visa melalui pihak ke-3 yaitu VFS global company. Sebelum langsung mendatangi kantor VFS di Kuningan city Mall  yang gedungnya deketan sama Mall Ambassador, kita musti membuat appointment dulu secara online. Supaya lebih runut, saya jabarkan dalam pointer dibawah ini yah:
  • Buka : https://www.visa4uk.fco.gov.uk/ kemudian kita membuat akun disana. Setelah berhasil membuat akun, akan ada email konfirmasi yang masuk ke email kita, kita harus meng-klik link yang tersedia dalam email tersebut untuk mengkatifkan akun kita. Setelah log in, silahkan klik button yang sesuai, apakah "apply for myself" atau "apply for someone else".


  • Mulailah mengisi semua bidang yang diharuskan di isi, jangan sampai ada yang terlewat, pilihlah jenis Visa yang akan kita apply, barulah kita klik " create application".  Dalam postingan ini, saya hanya akan sharing tentang pengajuan Standard Visitor Visa. 

  • Kita akan sampai pada halaman dimana membutuhkan kesabaran dan juga ketelitian dalam mengisi kolom-kolom yang disediakan. Sebelum mulai mengisi, coba nyalakan musik yang easy listening, segelas es teh manis dan juga setoples keripik pisang, lumayan untuk mengurai stress yang mulai terasa cenatcenut dikepala, terutama dibagian kolom yang membahas "finansial" Karena pertanyaan/isiannya itu cukup njlimet dan membutuhkan kewarasan berpikir dalam itung-ituanan duit. jadi pastikan juga sediakan kertas buat corat-coret sama kalkulator beras, biar mijitnya bisa puas. Kenapa pusing? karena mereka meminta juga jumlah dana rutin tiap bulan yang kita miliki itu yang kita alokasikan berapa perak untuk asset, berapa perak untuk keluarga, terus berapa dana yang kita sediakan untuk membiaya perjalanan kita, siapa yang membiayai perjalanan tersebut, jika dibiayai orang/pihak lain, berapa besar yan dibiayai pihak lain, berapa besar yang dibiayai kita. Semua itung-itungan tersebut kudu dalam GBP, dan juga kudu make sense yah, kaloun ngarang-ngarang dikit, logikanya yah kudu masuk juga. jangan sampe kaya gini misalnya: penghasilan 1000 GBP perbulan, buat investasi 200 GBP, buat keluarga 900 GBP. lah yang kaya ginikan jelas keliatan, ada defisit 100 GBP. Simplenya kaya gitulah. cukup bikin puyeng.  
  • Periksa kembali semua hasil isian kita, pastikan data yang kita isikan benar dan sesuai, karena saat kita keburu mengsubmit aplikasi tersebut,sementara ada isian yang salah, dan misalnya kesalahan minor tersebut bisa berakibat fatal dengan tidak diterbitkannya visa, karena pihak assesor di bangkok, mengganggap kita bertindak fraud. Biasanya, jika ada 1 kolom yang terlewat, karena saking banyaknya kolom-kolom yang mesti diisi, akan ditandai dengan button yang berkelir merah. Jika semua sudah terisi, kolom-kolom semua akan berkelir hijau, dan kita siap untuk ke tahap selanjutnya-submit application.

  • Setelah itu, kita akan membooking appointment sesuai dengan jadwal yang tersedia. Jika berasal dari luar kota Jakarta seperti saya, pikirkan juga durasi yang dibutuhkan menuju TKP dari kota asal. Kebetulan saya dari bandung, setelah dihitung-hitung, saya mengambil janji temu jam 11 siang, supaya saya lebih leluasa dan tidak terlalu degdegan, karena khawatir terlambat. Proses booking done, saatnya bayar biaya pengajuan visa sebesar $142 melalui kartu kredit ataupun paypal. Proses pembayarannya harus secara online, tidak bisa melalui debit ataupun transfer, karena pembayaran visa langsung diproses oleh UKVI. 
  • Beres pembayaran, segeralah print dokumen yang telah kita isi tadi. pastikan kita menanda tangan 2 kali dalam  dokumen tersebut.

Saat hari H, apa yang mesti dibawa? 
Saya bagi menjadi 2 kategori,yaitu kategori wajib-bin-kudu dan kategori dokumen-apapun-sing-penting-visane-jebol!

Kategori Wajib-bin-kudu, seperti terlampir dalam badan email dari visa4uk sbb:
  1. Print out appointment kita 
  2. Print out form aplikasi kita yang sudah ditanda tangan
  3. Passport
  4. Surat keterangan bebas TB jika akan tinggal di UK lebih dari 6 bln
  5. Surat ijin orang tua jika masih berumur dibawah 18 tahun
Tapi berhubung saya Ibu Rumah Tangga, dari kategori di atas, tentunya saya cuma bawa poin 1-3 saja. barulah di kategori berikutnya, saya angkut semua dokumen asli yang diperkirakan akan dibutuhkan, jadi saat ditanya mana ini? mana ituh? saya sudah siap perang, eh, siap dokumennya. 

Kategori supporting dokumen versi saya:
  • Print out tiket pesawat CGK-LHR-CGK
  • Print out tiket ID bus London-Paris
  • Print out invitation letter dari QPR
  • Print out surat ijin suami
  • Print out email komunikasi antara saya dengan pihak Airasia Indonesia dan QPR
  • Print out bookingan penginapan dari Air BnB dan booking.com
  • Copy dan asli KK
  • Copy dan asli KTP
  • Copy dan asli akte kelahiran
  • Copy dan asli surat rekomendasi Bank
  • Copy dan asli buku rekening tabungan an pribadi
  • Copy dan asli buku rekening tabungan an suami
  • Surat keterangan kerja Suami (karena saya istri, yang di fully support sama suami dan saat ini tidak (nguli) bekerja di orang-but hey, IRT ngulinya 24/7 bukan???)
  • Copy paspor suami
  • Copy NPWP saya dan suami
  • Asuransi
  • Copy surat aset an saya (aset bisa berupa kendaraan, tanah atau gedung)
  • Print out itinerary selama perjalanan, jika ada rencana untuk mengunjungi wilayah schengen, sertakan juga rencana perjalanan selama di schengen, supaya pihak assesor bisa paham saat kita mangajukan visa multi entry, terutama jika kepulangan kita juga memang dari wilayah Inggris.


Pastikan semua tersimpan rapi dalam map yang anti air dan tidak mudah terlipat. Datanglah sekitar 15 menit sebelum jadwal appointment kita. Bawa tas yang besarnya tidak mencolok, kalau bawa koer apalagi karung goni, sudah pasti itu musti dititipkan di loker dengan biaya yang cukup. cukup mahal?murah?relatif sih. Kalo enggak salah sekitar 20rb buat kopor kecil.  Buat saya sih duit 20rbnya, nambah 10 rb lagi, bisa makan tomyam enak di Ambass.

Masuk ke kantor VFS, kita akan melewati penjagaan yang cukup ketat. Segera keluarkan print out appointment kita, yang nantinya datanya akan dicocokan dengan jadwal yang mereka pegang. Jika ok, satpam akan mempersilahkan kita masuk. Ikuti saja arah penunjuknya, karena selain UK, si VFS ini jadi makelar juga buat negara-negara lain seperti Australia,Italy, Spain, Norway etc. 

Saat sampe depan ruangan Visa Application Centre (VAC) UK, nanti kita bakal ketemu lagi bapak satpam lainnya, yang akan membukakan pintu masuk dan ngasih no antrian. Duduk-duduk aja dulu di kursi yang berderet panjang. Gak berapa lama nunggu, saya langsung diapnggil ke depan. tai duh, kok pake ada acara keluar keringet dingin segala yah, jantung berdebar kencang, ada saja terbersit "set dah kalo ampe gagal" tapi proses  pengajuan aplikasinya sendiri tidak bertele-tele, semua serba to the point. Si mas nya langsung screening semua dokumen saya, mengembalikan yang dirasa tidak perlu, cuma nanya akan ngajuin visa schengen juga yah, gitu doang. Terus saya ditanya, apa nanti paspornya mau diambil sendiri atau kirim via kurir. Oh tentu saja via kurir dong. 120rb menggelosor di meja, dan saya pun mendapatkan tanda terima nya resmi. Saya beres, tinggal giliran Taufik. 


16 hari kemudian, tanggal 20 desember 2014, kurir dari RPX mengantarkan 2 buah bundel yang isinya tebal-tebal. ternyata kopi-kopian yang diajukan dikembalikan.  2 bundel amlop plastik tersebut saya gelar di meja. saya foto dulu trs saya kirim via WA ke taufik dengan note "deg-degan!" Dengan mengucap bismilah,saya buka, saya ambil paspornya dan saya buka beberapa halaman depan, alamak..kok kosong! STRESSSSSS saya, lutut lemas, kepala berdenyut, nafas pendek, mata berkunang, pokoknya persis gejalanya saat saya lagi ada ditanggal-tanggal tua! Dengan nanar, saya coba buka kembali halaman-halaman berikutnya. Ternyata, visanya ditempel persis ditengah-tengah paspor. Oalah, males bener  tuh yang masang, kayanya begitu buka pasoor, yang kebuka halaman tengahnya , yah udah jebret tempel.  tapi apapun itu, Alhamdullilah, visa UK sudah nempel manis di paspor ijo saya. Perjuangan berikutnya, menaklukan walanda. aza aza fighting!





Monday, October 27, 2014

Panduan Pembuatan Paspor online di KANIM Bandung


 "Tanpa pasport manusia akan kesepian, cupet, terkurung dalam kesempitan, menjadi pemimpin yang steril."-Rhenald Kasali


Tepat tanggal 30 Oktober tahun ini, paspor saya dan pak suami habis riwayatnya. Tadinya saya sangat berminat sekali untuk menggantinya dengan e-paspor, apalagi  saat  negara Sakura mengumumkan bebas visa 15 hari khusus untuk pemegang e-paspor. Tempting.  Saya bahkan pernah coba menelpon ke Kanim Bandung dan juga mengemail ke bagian Humasnya Ditjen Imigrasi. Jawaban dari Humas Ditjen Imigrasinya pun kaya gini: 



Tapi apa daya, pembuatan e-paspor untuk saat ini hanya bisa dilayani di Kanim-kanim area Jakarta, Batam dan Surabaya saja. Dan bayangan musti kudu datang ke salah satu kanim Jakartanya aja 2x dari Bandung udah cukup bikin mundur teratur. Lagian, kalopun berangkat ke Jepang, kami musti paket lengkap, sementara Kakang-anak saya, paspornya aja umurnya baru setaun lebih muda dari umurnya yang sekarang 2,7 tahun. Dan pastinya tetep kudu ngajuin visa lagi buat dia. Jadi yah sudahlah, e-passportnya nanti sajah, kalo udah dilayani di Kanim Bandung, yang entah kapan.#shakingheads

***

Akhirnya sayapun memutuskan memperpanjang paspor biasa aja. Terakhir saya membuat paspor online hampir setahun lalu, tepatnya Desember 2013 untuk ibu saya. Pada saat itu, pembuatan paspor online mesti siap dengan scanan dokumen-dokumen penunjang. Ternyata per tahun ini, tepatnya per 26 Januari 2014, ditjen imigrasi melakukan uji coba ONE STOP SERVICE di 9 Kanim di Indonesia, dan Bandung adalah salah satunya. 

Yang pertama terasa faedahnya adalah menghilangnya  proses upload-uploadan itu (alhamdulillah) soalnya kadang dengan koneksi  internet kita sekarang ini yang warisannya si Mr. TS itu tuh, upload 3-4 dokumen aja kadang cukup bikin senewen, rambut kerting dan hilang nafsu makan kalo koneksinya lagi super lola.

Selain memangkas proses upload, Pihak Ditjen Imigrasi pun memangkas beberapa prosedur yang di merge jadi satu!outputnya? Sumpah keren banget! Kalo dulu kita musti datang , ngantri verifikasi data, terus bayar ke bank, besoknya  atau lusanya datang lagi buat foto ,sidik jari dan wawancara di waktu yang berbeda. Saat ini? Kita cukup datang, ngantri dan dan kesemua prosedur tersebut dilakukan satu waktu!

Tapi memang perubahan tersebut bukan tanpa glitch sih, terutama pas onlinenya. Banyak captcha yang musti diisi rada bikin ilfil. tetapi setelah dipikir lagi, gapapa deh ribet diawalnya, tapi no bumpy road selama perjalanannya.

Buat step lengkapnya boleh simak dibawah ini yah:

* Masuk ke web imigrasi disini, kita akan berada di beranda web tersebut. Lalu klik layanan paspor online yang akan membawa kita ke halaman website baru .


*Lalu klik tab Pra permohonan personal, dan akan sampai ke halaman ini: 

Disini yang agak rancu, di beranda imigrasi ada image yang menyatakan bahwa kedudukan paspor 24h dan 48H sama derajatnya yang membedakan hanya halamannya saja.


Tetapi saat saya coba mengklik paspor biasa 24h, muncul keterangan bahwa paspor 24h biasanya diperuntukkan bagi TKI, lah jadi bikin bimbang dong, kalo mau bikin yang 24h juga. 
 
Padahal kalo yang pake paspornya sekali-sekali aja, misal buat umroh yah cukup banget tuh pake 24h. Kecuali emang dipakle buat hilir mudik gituh. Ah, ambigu ah L Yah, sudah. Akhirnya, lagi-lagi terpaksa saya buatin tante saya yang 48h juga.

Catatan penting:  
Jika buat paspor buat anak yang masih dibawah 17 tahun alias belon punya KTP atau bahkan balita, gak usah pusing buat ngisi kolom-kolomnya; 
  1. untuk alamat email, isikan dengan alamat email ortu yang aktif. Ini juga berlaku kalo buatin paspor orang lain yang enggak punya email juga,  masukin aja email kita.  Email ini penting, karena semua notifikasi dari imigrasi akan masuk melalui email ini.
  2. Untuk kolom pekerjaan, isi aja “lainnya”
  3. No identitas : masukan saja NIK yang tertera di KK
  4. ID berlaku sampai: tambahkan 5 tahun dari tanggal KK dikeluarkan
* Isi semua kolom yang diperlukan. Pastikan pada saat mengisi harus santai dan jeli, terutama pada saat mengisi/memilih kanim yang scroll down ke bawah itu, cek lagi kalo kita memang sudah memilih Kanim yang dituju. Karena kadang, kalo teledor, pilihan bisa ke scroll atas atau bawahnya. Jadi bagian ini musti dicek 2 kali. Hal lainnya di isi sesuai dengan data yang kita punya.
Setelah klik lanjut, kita akan sampai ke halaman berikutnya, dan mengisi data kembali. Saya sih cuma mengisi alamat saja dan nama suami, Nama ayah dan ibu bisa dikosongkan.  Kecuali untuk bikin paspor anak, isi nama ayah dan ibu.


Setelah beres, klik lanjut dan kita akan sampai ke halaman terakhir yang berisi summary pendaftaran kita. Disana juga akan terlihat deretan tanggal yang tersedia untuk kita datangi, setelah kita menuntaskan pembayaran ke bank. Masukan captcha yang terlihat dan klik OK.

* Kita akan sampai di halaman terakhir:

  * Segera cek email kita, akan ada konfirmasi permohonan sbb:
  
 * Selain itu akan ada dokumen PDF yang berisikan Bukti pengantar ke Bank. 

* Masa tenggang pembayaran adalah 5 hari kerja dari saat kita mendapatkan notifikasi pertama. Lebih baik sih langsung dieksekusi aja kalo ada waktunya, daripada kelupaan terus musti ngulang lagi printilannya karena cut off timenya kelewat dan proses pendaftaran otomatis dihapus system. Jadi, Print  saja bukti pengantar bank tersebut dan saatnya pergi ke Bank BNI, siapkan uang sebesar 355rb buat paspor dan 5rb untuk biaya admin bank. Setelah selesai, pihak bank akan memberikan kuitansi pembayaran. Minta teller untuk melingkari  angka JURNAL BANK yang nanti akan kita isikan pada saat verifikasi pembayaran.


* Setelah proses pembayaran beres,  buka kembali email dari imigrasi. Klik “Lanjut” ataupun klik link yang tersedia, kita akan masuk ke halaman ini:


* Masukan jurnal bank  berupa 6 digit angka yang sudah ditandai oleh teller, masukkan captcha dan cek tanggal yang tersedia, lalu klik lanjut.


* Kita akan sampai ke proses final pendaftaran paspor online kita, dan mendapatkan ini:



* Proses pendaftaran done. Cek kembali email kita, kita akan mendapatkan email notifikasi yang ke-2 dari pihak imigrasi yang berisikan tanda terima permohonan kita:





* Dalam badan email tersebut akan terlampir dokumen PDF yang berisi tanda terima permohonan kita. Dalam dokumen PDF tersebut, selain  halaman pertama yang berisikan tanda terima permohonan tersebut, juga akan ada 2 halaman formulir yang sebagian sudah berisikan data kita dan sisanya kita harus tulis dengan tinta hitam. Untuk formulir ini sih sebenernya bisa diprint atau tidak juga, enggak masalah. Soalnya pas di Kanim, kita tetap akan diberikan formulir yang tetap musti diisi lagi. 

 
* Print tanda terima permohonan tersebut. Prapermohonan paspor kita officialy done. Yay :) #sekakeringet


Nah sekarang tiba dibagian :”apa yang musti disiapin pas hari H-nya”.  
Sebelum berangkat, sehari sebelumnya, pastikan semua dokumen  dan barang yang diperlukan sudah tersedia dalam 1 Map:
  •  KTP asli dan FC KTP (Format FCKTP adalah bagian depan dan belakang  KTP berada di  1 lembar A4, bukan dipotong depan blkg seperti  FC KTP biasa)
  •  KK Asli dan FC KK
  • Ijasah/ Surat nikah/ Akte kelahiran asli dan FC
  • Paspor asli  Ortu dan FC Paspor Ortu untuk mengajukan paspor anak yang ortunya sudah meiliki paspor terlebih dahulu *
  • Surat pengantar dari Biro umroh bagi yang akan umroh*
  • Materai 2 lembar dan lem stick untuk menempel
  • Pulpen yang berfungsi baik
  • Berpakaian rapih, )laki-laki berkemeja kerah ataupun berbatik)  dan perempuan memakai baju rapih, jika memakai kerudung,, pakailah kerudung yang rapih) , bersepatu. 
 *Tentatif

Catatan penting: Sebelum mengajukan permohonan, kita lakukan screening dokumen kita terlebih dahulu. Pastikan semua nama kita sama disemua dokumen. Misal, jika nama di KTP dan Akte sama, tetapi di KK berbeda 1 huruf pun, maka kita harus memperbaiki nama yang ada di KK dengan membuat ulang KK nya dan ini akan butuh waktu antara 2 minggu hingga 1 bulan, tergantung kecepatan pelayanan di masing-masing kelurahan.

Atau misalnya kasus lain adalah yang memakai surat nikah, karena tidak memiliki ijasah ataupun akte kelahiran, tetapi tanggal dalam surat nikah tidak jelas, luntur karena buku nikahnya sudah berumur hampir 4 dasawarsa, atau nama mempelai tidak sama atau beda tanggal lahir, maka mintalah surat pengantar dari KUA untuk dibuatkan kutipan akta nikah sebagai penunjang pembuatan paspor.  Cek juga tanda tangan di Kolom KTP ataupun KK , sudah ditanda tangan ataupun belum. Hal-hal seperti ini nampak sepele, tetapi sangat penting. Banyak yang kejadian sudah cape mengantri, saat baru discreening di meja dokumen saja sudah disuruh pulang kembali. Rugi waktu dan bikin BT.

Pada hari yang sudah kita tentukan, datanglah pada saat pagi. Saat ini, Kanim 1 Bandung hanya membatasi pelayananan pendftaran paspor secara manual sebanyak 250 orang, dan paspor online 250 orang.  Kanim 1 Bandung sendiri buka pada pukul 08.00 pagi. Tetapi datanglah pada pukul 07.00 atau 7.30 pagi memastikan kita mendapatkan no antrian untuk hari itu, karena meskipun kita sudah melakukan pra pendaftaran, tetapi jika kuota 250 orang sudah terpenuhi maka kita harus coba esok harinya lagi.

Masuk kedalam, dan menuju satpam yang menjaga bagian pendaftaran. Tunjukkan tanda terima permohonan kita, satpam akan menscan barcode dan memberikan no pendaftaran. Dibagian depan kanim, ada meja yang berisi petugas yang menscreening dokumen pendaftar, terutama pendaftar manual. Dekati bapak-bapak yang ada diujung luar sambil tunjukan no pendaftaran online kita, dan kita akan diberikan map imigrasi resmi. Didalam map tersebut akan ada formulir yang sama telah kita print, dan juga surat pernyataan pembuatan SPRI (Surat perjalanan Republik Indonesia) alias paspor dan tujuan pembuatan paspor tersebut untuk apa, tanda tangan di atas materai.

Bawa semua kelengkapan dokumen saat no kita dipanggil kedepan, biasanya dokumen tersebut diminta terlebih dahulu dan kita dipersilakan duduk lagi. Tak lama nama kita dipanggil lagi, kali ini untuk langsung foto, pengambilan sidik jari dan wawancara super kilat. Kalo saya bawa stopwatch, mungkin ke-3 prosedur tersebut hanya berlangsung dibawah 10 menit saja. FLASHGORDON-Wusshhhh. Dapat tanda terima untuk pengambilan paspor 3 hari kemudian. Cakep. Udah beres, asyikkan. Datang jam 7 pagi,jam 10 udah bisa balik ke rumah dan nerusin masak atau cuci piring.nasib saya T_T